Sabtu, 15 Juli 2017

1. Jelaskan profesi apa saja yang berkaitan dengan teknologi sistem informasi!


Secara umum, pekerjaan dibidang teknologi informasi terbagi dalam 4 Kelompok:
a) Software (Perangkat lunak)
Mereka yang menggeluti dunia software adalah mereka yang merancang sistem operasi database atau sistem aplikasi. Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini misalnya:
- Sistem analis:  bertugas untuk menganalisa sistem yang akan diimplementasikan. Mulai dari menganalisa kelebihan dan kekurangan sistem yang ada hingga studi kelayakan untuk sistem yang akan dikembangkan.
- Programmer: orang yang bertugas untuk melakukan implementasi rancangan sistem analis, yaitu membuat program sesuai dengan sistem yang dianalisa.
- Web Designer: bertugas untuk melakukan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisa dan desain suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
- Web Programmer: memiliki tugas untuk mengimplementasikan rancangan web designer, dengan membuat program berbasis web sesuai dengan desain yang dirancang

b) Hardware ( Perangkat keras)
Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah:
- Technical engineer: menangani masalah teknik, baik dalam pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
- Networking engineer: bekerja di bidang teknis jaringan komputer, mulai dari maintenance sampai troubleshooting.

c) Operasional Sistem Informasi
Jenis pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah :
- EDP Operator: bertugas untuk menjalankan program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan perusahaan.
- System administrator: bertugas melakukan administrasi dan pemeliharaan dalam sistem, memiliki wewenang untuk mengatur hak akses terhadap sistem dan hal-hal yang terkait dengan pengaturan operasional.
- MIS Director: personel dengan wewenang tertinggi dalam sebuah sistem informasi. Tugas utamanya adalah melakukan pengelolaan terhadap sistem secara menyeluruh, baik dari segi perangkat keras, perangkat lunak, dan SDM nya
.
d) IT Business Development
Dengan jenis pekerjaan yang diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja diberbagai sektor industri teknologi informasi.

2. Apa peranan orang yang berprofesi dibidang teknologi informasi dalam perkembangan teknologi informasi? Jelaskan!


Peranan orang yang berprofesi dibidang teknologi informasi dalam perkembangan teknologi informasi pastilah banyak. Misalkan saja untuk profesi web programmer, memiliki peranan sebagai pembuat web untuk suatu perusahaan, usaha kecil, kelompok ataupun individu. Web yang mereka buat dapatlah menentukan bagaimana kepribadian si pemilik (pembeli jasa pembuatan web). Contoh saja web programmer membuatkan sebuah web usaha makanan, dan web tersebut dapat menentukan kelangsungan dari usaha tersebut, akan kah laris atau tidak.

3. Berikan contoh dari sikap profesionalisme yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi sistem informasi baik sebagai pengguna maupun sebagai pembuat!


Contoh sikap profesionalisme pemanfaatan TSI sebagai pengguna :
a Menggunakan teknologi sesuai dengan aturan dan hokum yang ada.
b Tidak menggunakan  teknologi untuk hal negative seperti mencuri data orang lain.
Contoh sikap profesionalisme pemanfaatan TSI sebagai pembuat :
a Membuat sesuatu mengenai teknologi yang sesuai dengan permintaan.
b Membuat sesuatu mengenai teknologi yang bermanfaat dan tidak merugikan pihak lain.

Jumat, 23 Juni 2017

FASE PEMROGRAMAN
Tahap Pertama disebut pengujian “White Box”. Programmer harus mengetahui isi di dalam modul dan menyediakan data pengujian, sehingga masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi.
a. Kelebihan pengujian “White Box”
1.Kesalahan logika. Digunakan pada sintaks ‘if’ dan pengulangan. Dimana White Box Testing akan mendeteksi kondisi-kondisi yang tidak sesuai dan mendeteksi kapan proses pengulangan akan berhenti.
2.Ketidaksesuaian asumsi. Menampilkan asumsi yang tidak sesuai dengan kenyataan, untuk di analisa dan diperbaiki.
3.Kesalahan ketik. Mendeteksi bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive.
b. Kelemahan pengujian “White Box”
Untuk perangkat lunak yang tergolong besar, White Box Testing dianggap sebagai strategi yang tergolong boros, karena akan melibatkan sumber daya yang besar untuk melakukannya

Tahap Kedua atau pengujian “Black Box” dapat dilakukan. Dalam pengujian ini, programmer mengabaikan bagian dalam dari modul – data disediakan secara berurut dan dianggap seperti pemakaian sebenarnya.
Menguji Modul (Test The Module)
Programmer menguji modul dengan menetapkan lingkungan yang tepat, menyediakan beberapa input, membiarkan modul langsung memproses secara logik dan mendapatkan hasilnya. Beberapa input mungkin tidak sebenarnya, terutama jika modul tersebut tidak menyediakan input yang sebenarnya.Modul seharusnya diuji dalam dua tahap, yaitu :
Tahap Pertama disebut pengujian “White Box”. Programmer harus mengetahui isi di  dalam  modul  dan  menyediakan data  pengujian,  sehingga  masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi.
Tahap Kedua atau pengujian “Black Box” dapat dilakukan. Dalam pengujian ini, programmer mengabaikan bagian dalam dari modul – data disediakan secara berurut dan dianggap seperti pemakaian sebenarnya.



a. Kelebihan black box testing :
1. Spesifikasi program dapat ditentukan di awal
2. Dapat digunakan untuk menilai konsistensi program
3. Testing dilakukan berdasarkan spesifikasi
4. Tidak perlu melihat kode program secara detail
b. Kekurangan black box testing :
Bila spesifikasi program yang dibuat kurang jelas dan ringkas, maka akan sulit membuat dokumentasi setepat mungkin
·         White Box
·         Pengertian White Box Testing
White box testing adalah pengujian yang didasarkan pada pengecekan terhadap detail perancangan, menggunakan struktur kontrol dari desain program secara procedural untuk membagi pengujian ke dalam beberapa kasus pengujian. Secara sekilas dapat diambil kesimpulan white box testing merupakan petunjuk untuk mendapatkan program yang benar secara 100%.
Pengujian white box: 
·         Untuk mengetahui cara kerja suatu perangkat lunak secara internal.
·         Untuk menjamin operasi-operasi internal sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dengan menggunakan struktur kendali dari prosedur yang dirancang.
Pelaksanaan pengujian white box:
·         Menjamim seluruh independent path dieksekusi paling sedikit satu kali. Independent path adalah jalur dalam program yang menunjukkan paling sedikit satu kumpulan proses ataupun kondisi baru.
·         Menjalani logical decision pada sisi dan false.
·         Mengeksekusi pengulangan (looping) dalam batas-batas yang ditentukan.
·         Menguji struktur data internal.
Berdasarkan konsep pengujian; White box (structural) testing / glass box testing : memeriksa
kalkulasi internal path untuk mengidentifikasi kesalahan.


Langkah-langkah white box:

- Mendefinisikan semua alur logika

- Membangun kasus untuk digunakan dalam pengujian

- Melakukan pengujian.


·         Kelebihan White Box Testing
                      - Kesalahan logika. Digunakan pada sintaks ‘if’ dan pengulangan. Dimana White Box Testing akan mendeteksi kondisi-kondisi yang tidak sesuai dan mendeteksi kapan proses pengulangan akan berhenti.
                      - Ketidaksesuaian asumsi. Menampilkan asumsi yang tidak sesuai dengan kenyataan, untuk di analisa dan diperbaiki.
                      - Kesalahan ketik. Mendeteksi bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive.
·         Kelemahan White Box Testing
                      - Untuk perangkat lunak yang tergolong besar, White Box Testing dianggap sebagai strategi yang tergolong boros, karena akan melibatkan sumber daya yang besar untuk melakukannya.
Jenis white box;
<0>Basis path:: Metode identifikasi yang berdasarkan pada jalur,, struktur atau koneksi yang ada dari suatu sistem ini biasa disebut juga sebagai branch testing,, karena cabang-cabang dari kode atau fungsi logika diidentifikasi dan dites, atau disebut juga sebagai control-flow testing.
Ada 2 bentuk Basis path, yaitu:
·         Zero Path: Jalur penghubung yang tidak penting atau jalur pintas yang ada pada suatu sistem.
·         One Path: Jalur penghubung yang penting atau berupa proses pada suatu sistem.
<0>Cyclomatic Complexity
·         Adalah pengukuran software yang memberikan pengukuran kuantitatif dari kompleksitas logika program.
·         Pada konteks metode basis path testing , nilai yang dihitung bagi cyclomatic complexity menentukan  jumlah jalur-jalur yang independen dalam kumpulan basis suatu program dan memberikan jumlah tes minimal yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa semua pernyataan telah dieksekusi sekurangnya satu kali.
·         Jalur independen adalah tiap jalur pada program yang memperlihatkan 1 kelompok baru dari pernyataan proses atau kondisi baru.
<0>Graph Matrix
·         Adalah matrik berbentuk segi empat sama sisi, dimana jumlah baris dan kolom sama dengan jumlah node, dan identifikasi baris dan kolom sama dengan identifikasi node, serta isi data adalah keberadaan penghubung antar node (edges).
·         Beberapa properti yang dapat ditambahkan sebagai pembobotan pada koneksi antar node di dalam graph matrix, sebagai berikut:
1.      Kemungkinan jalur (Edge) akan dilalui / dieksekusi.
2.      Waktu proses yang diharapkan pada jalur selama proses transfer dilakukan.
3.      Memori yang dibutuhkan selama proses transfer dilakukan pada jalur.
4.      Sumber daya (resources) yang dibutuhkan selama proses transfer dilakukan pada jalur.

Control Structur Testing, meliputi;
·         Condition testing:: Suatu metode disain test case yang memeriksa kondisi logika yang terdapat pada modul program.
·         Data flow testing:: Metode data flow testing memilih jalur program berdasarkan pada lokasi dari definisi dan penggunaan variabel-variabel pada program.
·         Loop testing:: suatu teknik white box testing yang berfokus pada validitas konstruksi loop secara eksklusif.  Ada 4 kelas dari loop, yaitu;
·         Simple Loops 
·         Nested Loops 
·         Concatenated Loops 
·         Unstructured Loops

Contoh kasus : Imperial Taxi Services (ITS) :

V(G) = R = 6

V(G) = E – N + 2 = 21 – 17 + 2 = 6

V(G) = P + 1 = 5 + 1 = 6
Rumus : V(G) = R = E – N + 2 = P + 1

Keterangan :

V(G) = cyclometic complexity graph

R = jumlah region dalam program flow graph

E = jumlah edge

N = jumlah node

P = jumlah decision (percabangan)


·         Black Box
·         Pengertian Black Box Testing
Black box testing adalah pengujian yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak. Jadi dianalogikan seperti kita melihat suatu koatak hitam, kit hanya bisa melihat penampilan luarnya saja, tanpa tau ada apa dibalik bungkus hitam nya. Sama seperti pengujian black box, mengevaluasi hanya dari tampilan luarnya(interface nya) , fungsionalitasnya.tanpa mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam proses detilnya (hanya mengetahui input dan output).
·         Kelebihan Black Box
                     - Dapat memilih subset test secara efektif dan efisien

                     - Dapat menemukan cacat

                      - Memaksimalkan testing investmen
·         Kelemahan  Black Box
                       - Tester tidak pernah yakin apakah PL tersebut benar – benar lulus uji.

Contoh Black Box Testing dengan Equivalence Partitioning :
Pemeliharaan data untuk aplikasi bank yang sudah diotomatisasikan. Pemakai dapat memutar nomor telepon bank dengan menggunakan mikro komputer yang terhubung dengan password yang telah ditentukan dan diikuti dengan perintah-perintah. Data yang diterima adalah :
-        Kode area        : kosong atau 3 digit
-        Prefix               : 3 digit atau tidak diawali 0 atau 1
-        Suffix              : 4 digit
-        Password         : 6 digit alfanumerik
-        Perintah           : check, deposit, dll


Selanjutnya kondisi input digabungkan dengan masing-masing data elemen  dapat ditentukan sebagai berikut:
·         Kode area : kondisi input, Boolean –kode area mungkin ada atau tidak kondisi input, range –nilai ditentukan antara 200 dan 999
·         Prefix  : kondisi input range > 200 atau tidak diawali 0 atau 1
·         Suffix  : kondisi input nilai 4 digit
·         Password : kondisi input boolean –passwordmungkin diperlukan atau  tidak kondisi input nilai dengan 6 karakter string
·         Perintah   : kondisi input set berisi perintah-perintah yang telah didefinisikan

·         Perbedaan White Box & Black Box
·         White box (Struktural) 
·         Dilakukan oleh penguji yang mengetahui tentang QA.
·         Melakukan testing pada software/program aplikasi menyangkut security dan performance program tersebut (meliputi tes code, desain implementasi, security, data flow, software failure).
·         Dilakukan seiring dengan tahapan pengembangan software atau pada tahap testing. 
·         Metode BlackBox  (Fungsional) 
·         Dilakukan oleh penguji Independent.
·         Melakukan pengujian berdasarkan apa yang dilihat, hanya fokus terhadap fungsionalitas dan output. Pengujian lebih ditujukan pada desain software sesuai standar dan reaksi apabila terdapat celah-celah bug/vulnerabilitas pada program aplikasi tersebut setelah dilakukan white box testing. 
·         Dilakukan setelah white box testing. 


ESTIMASI


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Estimasi adalah perkiraan, penilaian atau pendapat. Estimasi adalah suatu metode dimana kita dapat memperkirakan nilai dari suatu populasi dengan menggunakan nilai dari sampel. Estimator adalah nilai pendugaan/suatu data statistik, sebagai sampel yang digunakan untuk mengisi suatu parameter.
            Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.
Anda dapat membandingkan tuagas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi.
            Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.


3 JENIS COCOMO

1.      MODEL COCOMO DASAR
2.      MODEL COCOMO LANJUT
3.      MODEL COCOMO COMPLETE



ANALISIS PI

Kelompok 4
Agung Suharyono
Amelia Ferdianti
Hanif
Harum Rahayu
Yuliansyah

A. Latar Belakang
Sepeda sebagai salah satu dari perkembangan zaman menjadi unsur yang sangat penting dalam berkendara terutama zaman dahulu sebelum terciptanya motor dan mobil, perkebangan sepeda di bidangnya sangat beraneka ragam dari MTB, road, urban, BMX, dan youth.  Saat ini masih banyak orang yang salah dalam memilih sepeda yang mereka beli yaitu tidak sesuai dengan tinggi si pembeli tersebut. Dalam memilih sepeda yang tingginya tidak sesuai dengan tinggi badan kita dapat mengakibatkan ketidak seimbangan pada saat menaiki sepeda. Dalam menaiki sepeda tentu saja dibutuhkan posisi yang nyaman. Oleh karenanya pada penulisan ini, penulis ingin mencoba membuat satu aplikasi yang berisikan berbagai informasi yang berkaitan dengan cara memilih frame sepeda.

B. Batasan Masalah
Batasan masalah penulisan ini adalah memberikan batasan hanya pada langkah pembuatan aplikasi yang akan di buat yang terdiri dari mengukur frame dan panduan dalam mengukur yang benar dan tepat.

C. Tujuan  (disesuaikan dengan kekurangan)
Tujuan penulisan ilmiah ini adalah membuat suatu aplikasi panduan memilih ukuran frame sepeda menurut tinggi badan yang memberi kemudahan bagi konsumen dalam memperoleh informasi, sehingga dapat dijadikan alternatif baru bagi calon pembeli dalam menentukan sepeda yang tepat. Informasi ini berbasis android dengan menggunakan App Inventor 2.

D. Kelebihan
·         Lebih mudah dimengerti untuk para pemakai
·         Informasinya yang diberikan cukup jelas


E. Kekurangan
·         Tampilan pada halaman awal kurang menarik
·         Fitur membedakan size (untuk pria dan wanita)
·         Tipe sepada hanya road bika (mountain bike, city bike, hybrid bike, folding bike (sepeda lipat), dan BMX).
·         Membedakan halaman pada input dan outpu
·         Hanya memilih frame sepeda (memilih sadel, setang, ban, dan yang lain)







Jumat, 05 Mei 2017

Etika dan Profesionalisme (Tugas 2)

   


1.      Jelaskan motif-motif yang mendasari penyalahgunaan etika dalam teknologi sistem
informasi sehingga menyebabkan seseorang atau pihak lain terganggu!


        a) Motif intelektual yaitu kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan pribadi dan  
   menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan mengimplementasikan    
   bidang teknologi informasi. Kejahatan dengan motif ini pada umumnya dilakukan oleh secara   
   individual.

     b) Motif ekonomi, politik, dan kriminal yaitu kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan   
         pribadi atau golongan tertentu yang berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik
         pada pihak lain. Karena memiliki tujuan yang dapat berdampak besar, kejahatan dengan
         motif ini pada umumnya dilakukan oleh sebuah korporasi.


 2.      Tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan akibat penyalahgunaan   
       etika  
       dalam teknologi sistem informasi!


Pesatnya perkembangan teknologi informasi dewasa ini tidak hanya menimnulkan dampak positif terhadap kehidupan manusia, tetapi juga banyak munuai dampak negatifnya. Untuk itu, Adapun solusi yang dapat di dikembangkan dalam meminimalisir dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi adalah sebagai berikut:

1.      Masyarakat harus diberikan pemahaman tentang cara menggunakan teknologi informasi dengan baik dan tidak melanggar etika. Sehingga teknologi informasi dapat dimanfaatkan dengan semestinya.

2.      Pemerintah harus membuat suatu peraturan yang tegas terhadap setiap pelanggaran penggunaa teknologi informasi yang merugikan orang lain dan negara.

3.      Masyarakat juga harus di beri penyuluhan untuk menggunakan teknologi yang di kuasai untuk menjalin hubungan yang lebih intents dengan teman atau orang-orang yang sebelumnya telah di kenal didunia nyata. Jangan terobsesi untuk mencari teman-teman baru di Facebook, twitter , atau social media yang lain karena kecenderungan yang terjadi, mereka yang hanya anda kenal didunia maya tidak akan memberikan nilai persahabatan yang mutualisme atau saling mensupport antara satu dan yang lain didunia nyata.


      3. Sebutkan dan jelaskan salah satu contoh kasus yang terjadi dalam kehidupan sehari hari yang berkaitan dengan penyalahgunaan etika dalam teknologi sistem informasi!



 Salah satu contoh kasus yang terjadi yaitu kasus hacking. Yang terjadi baru baru ini adalah peretasan oleh anonymous yang sasarannya adalah telkomsel dan indosat.Modus ini biasanya dilakukan untuk menipu atau mengacak-acak data sehingga pemilik aslinya tidak dapat mengaksesnya kembali. Contohnya menghacking akun social media orang lain sehingga pemilik akun tidak dapat membukanya kembali atau menyebarkan data pemilik akun secara bebas tanpa izin.

Sabtu, 08 April 2017

Tugas 1 Etika dan Profesionalisme TSI ATA 2016/2017
Kelas 4KA09
1.    Jelaskan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pelanggaran etika dalam teknologi system informasi !
2.    Bagaimana cara untuk mengurangi pelanggaran etika dalam teknologi system informasi, jelaskan !
3.    Berikan contoh pelanggaran etika teknologi system informasi dalam kehidupan sehari-hari dan jelaskan bagaimana cara penanggulangannya !
JAWAB

1.
1.      tidak berjalannya control dan pengawasan dri masyarakat
2.      organisasi profesi tidak di lengkapi denga sarana dan
          mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan
3.      rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode
          etik profesi, karena buruknya pelayanan sosialisasi dari pihak
          prepesi sendiri
4.      belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para
          pengemban profesi IT untuk menjaga martabat luhur
          profesinya
5.      tidak adanya kesadaran etis da moralitas diantara para
          pengemban profesi TI untuk menjaga martabat luhur    
          profesinya.

2.
1.            Memperkuat hukum
Kini dengan hukum dunia teknologi informasi diperkuat maka setiap orang tidak seenaknya lagi melannggar hukum, karena bisa-bisa digiring sampai ke kantor polisi. Organisasi industri seperti Software Publishers Association (SPA) segera dibentuk setelah maraknya pembajakan perangakat
lunak dalam sekala besar maupun kecil. (Pembajakan perangkat lunak komersial sekarang merupakan tindak pidana berat, bisa dienjara maksimal 5 tahun dan didenda hingga 250.000 dollar bagi siapa saja yang terbukti memakai peragkat bajakan). Dengan memperkuat hukum ini minimal akan mengurangi resiko kejahatan Teknologi informasi.

2.            CERT : Computer Emergency respose Team
Pada tahun 1988, setelah internet tersebar luas, Departemen pertahanan AS membentuk CERT. Meskipun lembaga ini tidak mempunyai wewenang untuk menahan atau mengadili, CERT menyediakan informasi internasional dan layanan seputar keamanan bagi para pengguna internet. CERT hadr sebagai
pendamping pihak yang diserang, membantu mengatasi penggangu, dan mengevaluasi sistem yang telah megalami serangan untuk melindunginya dari gangguan dimasa yang akan datang.

3.            Alat pendeteksi kecurangan perangkat lunak deteksi berbasis aturan. Dalam teknik ini pengguna, semisal pedagang membuat file negatif yang memuat kriteria yang harus dipenuhi oleh setiap transaksi. Kriteria ini meliputi nomor kartu kredit yang dicuri dan juga batas harganya, kecocokan alamat rekening pemegang kartu dan alamat pengiriman, dan peringatan jika satu item dipesan dalam jumlah besar.

3. Pelanggaran yang sering saya temui atau saya lihat dalam internet dan televisi adalah hacker yang mengancam ke amanan identitas pengguna informasi, mereka merusak jalan dari informasi yang saling bertukar, cara penanggulangannya adalah dengan memperketat informasi yang digunakan.